Pesawat – Mirage
Cahaya terang menembusi
Bagai sebuah kisah misteri
Kau mungkin….. asing
Kau mungkin….. pernah ku kenal sebelum ini
Resah gelisah dibuatnya
Bagai sebuah cerita cinta…
Haru….. Biru…..
Kelam….. Jiwaku….. semakin kacau
Siang malam termimpi mimpi
Pagi petang tercari cari
Tiap saat ternanti nanti
Kau masih tiada disisi
Siang malam termimpi mimpi
Pagi petang tercari cari
Tiap saat ternanti nanti
Kau masih tiada disisi
Adakah ini satu mimpi?
Terasa bagai sebuah delusi
Ilusi… mata…
Mainan….. jiwaku semakin kacau
Haru…..
Biru…..
Kelam…..
Jiwaku semakin kacau!
Pesawat – Rasional Emosional
Tak…pernah ku duga…
Begini …oh rasanya..
Indah…
Tak terkata..
terpalit …dalam mainan cinta…
Dan kau…
bagaikan sang mentari
Menyinari kehidupan…
gelap malam kini terang..
tiada lain ku harap…
Kau….
Yang bernama Cinta…
Punca…
Segala – galanya
Kau…
Yang bernama Cinta..
Jangan ….
Kau persia – sia
Dan kau..
Bagaikan sang pelangi
Mewarnai kehidupan
suram jiwa kini cerah..
tiada lain ku harap…
harap…..
Tak perlu…
Kau gusarkan ..lagi.
Tak usah mencari..
Ku ada di sini…
Dan kau…
bagaikan sang mentari
Menyinari kehidupan…
gelap malam kini terang..
tiada lain ku harap…
Tak perlu…
Kau gusar…kan ..lagi.
Tak usah men..cari..
Ku ada di sini…
Pesawat – Bingit
Pernahkah engkau tertanya?
Erti hidup yang sebenar…
Beribu wajah yang kau jumpa…
Berjuta pula ragamnya…
Laungkan khalimahmu (kepada mereka)
Bingitkan telinga (peduli katanya)
Tak perlu kau ragu
Jangan engkau gugup
Tatkala rasa bercampur
Laungkan khalimahmu (kepada mereka)
Marakkan semangatku (sepenuh jiwamu)
Engkau dan aku (saling memerlukan)
Bingitkan telinga (peduli katanya)
BINGITKAN TELINGA
Jangan…engkau..mudah percaya
Jangan…engkau..mudah terperdayaaa!
Ohh aaa
Laungkan khalimahmu (kepada mereka)
Marakkan semangatku (sepenuh jiwamu)
Engkau dan aku (saling memerlukan)
Bingitkan telinga (peduli katanya)
Engkau dan aku…
Saling memerlukan…







